Alfiyan @ wordpress

Icon

thought, idealism, story of life and maybe confession

Menjadi dihargai dengan menghargai orang lain

Menjadi seseorang yang berharga bagi orang lain bukan suatu hal yang mudah. Orang yang dihargai oleh kawan-kawannya (baca:disegani) telah berhasil membuktikan bahwa dirinya memang pantas untuk dihargai. Dia bisa mengendalikan emosi dengan baik, bergumul dengan berbagai macam orang, menyelesaikan urusan dengan mudah, serta mampu mengendalikan situasi dengan tenang. Sehingga rizki pun lapang, tetapi dunia bukanlah yang diinginkannya dari manusia.

Jalan panjang yang dilalui oleh manusia macam ini bukanlah jalan yang penuh hingar bingar kesenangan dunia. Ia adalah jalan ketundukan kepada Allah SWT, Tuhannya. Dirinya sadar akan kekerdilannya sebagai makhluk yang bernama manusia di antara luasnya alam semesta. Dirinya bukanlah apa-apa dibanding Sang Pencipta. Ilmu yang dia miliki tidak berarti apa-apa dibanding ilmu-Nya. Dirinya adalah sebutir pasir di padang pasir Sahara milik Allah SWT.

Sebagai makhluk yang diciptakan oleh Allah Yang Maha Kuasa , apakah yang bisa diusahakannya ? Maka dia sadar … alangkah dungunya bila seorang makhluk seperti dirinya menyombongkan diri di antara manusia lainnya, bila sesungguhnya dia fana. Tak akan ada gunanya segala yang dia usahakannya untuk dunia, setelah ia telah mati.

Untuk bisa dihargai oleh orang lain, kita harus lebih dahulu menghargai diri kita sendiri dan apa yang kita miliki. Apa yang kita miliki saat ini adalah pemberian Allah untuk kita yang harus selalu kita jaga. Jika kita diberi sesuatu oleh kakak kita lalu kita tidak merawatnya dengan baik, itu berarti kita tidak menghargai pemberian kakak kita tersebut. Begitu juga dengan semua pemberian Allah kepada kita termasuk tubuh kita dan semua yang kita miliki di dunia saat ini. Kita harus menjaganya dengan baik, sehingga kita akan diridhoinya, sedang sesuatu yang diridhoi oleh Allah itu adalah bernilai ibadah di sisi- Nya.

Dengan begitu, orang lain akan melihat kita dengan rasa hormat karena kita telah menjaga diri dan penampilan kita. Orang yang berpenampilan rapi tentu lebih disegani daripada yang berpakaian tidak sopan. Kita juga akan lebih dipercaya oleh orang lain karena kita telah berhasil menunjukkan kepada orang lain bahwa kita dapat menjaga milik kita dengan baik. Karena bagaimana mungkin seseorang dapat dipercaya jika orang tersebut bahkan tidak bisa menjaga sesuatu yang miliknya sendiri, termasuk menjaga ucapan dan perbuatannya.

Lalu, setelah kita bisa memenghargai diri kita sendiri, maka kita harus bisa menghargai diri dan milik orang lain. Kita tenttu tidak mungkin bisa menghargai orang lain jika kita bahkan belum bisa menghargai diri dan milik kita sendiri. Maka, menghargai diri dan milik kita sendiri merupakan hal hala terutama bagi setiap orang. Untuk bisa melekukan ini, kita harus menjadi seorang yang “open minded” alias berpikiran terbuka. Mau menerima siapapun apa adanya, tanpa memikirkan bahwa dalam diri orang lain tersebut sesungguhnya terdapat kekurangan yang mungkin dia tidak sukai ada pada diri orang tersebut, dan tetap memperlakukannya sama dengan orang lainnya.

Menghargai orang lain berarti memperlakukan semua orang lain dengan perlakuan yang adil tanpa memperhatikan status sosial, warna kulit, ataupun bentuk fisiknya. Karena pada hakikatnya semua manusa adalah sama, yang membedakan mereka semua adalah dari sisi ketakwaan mereka. Jika kita bisa berlaku demikian, maka kita bisa dengan mudah mendapatkan hati tiap orang yang kitapergauli. Semua orang akan menjadi teman yang setiap saat siap memberikan bantuan kapanpun kita butuhkan. Karena mereka tidak akan merasa rugi untuk memberikan apapun demi seseorang yang terlalu berharga jika dibandingkan dengan apapun di dunia ini.

SEPERTI KALIAN YANG MEMBACA DAN MENGAMALKAN APA YANG SAYA TULIS INI, INSYA ALLAAH …………..
ALLAAHU AKBAR !

Filed under: Mencari Jati Diri

2 Responses

  1. rizyana mengatakan:

    terim kasih…jadi salah satu bahan siaran sy…salam kenal dari radio mujahidin 105.8 FM Radio Dakwah di Kota POntianak Kalbar

  2. al fiyan mengatakan:

    @ rizyana
    alhamdulillah kalo bermanfaat…

    semoga gak kapok bertandang kembali di lain waktu… :)

    salam kenal…

Leave a Reply