OpenGL, kependekan dari Open Graphics Library, adalah software interface untuk hardware grafis. Dalam OpenGL telah didefinisikan ratusan command yang dapat digunakan oleh programmer grafis untuk membuat objek dan melakukan operasi-operasi yang dibutuhkan untuk menghasilkan aplikasi grafis dua dan tiga dimensi.
OpenGL didesain sebagai interface yang hardware-independent, artinya OpenGL dapat diimplementasikan pada banyak platform hardware yang berbeda. Karenanya, tidak ada command dalam OpenGL untuk melaksanakan tugas pengontrolan window atau pengontrolan input user. Pemrogram harus mengontrol window melalui mekanisme pengontrolan yang dipakai oleh hardware yang dia pakai.
Dengan OpenGL dan library bantuan lain (GLU, GLUT, GLEW, SDL, etc.) untuk windowing serta user input, programmer grafis mampu membuat berbagai aplikasi canggih. OpenGL telah banyak digunakan dalam bidang CAD engineering, simulasi dan pemodelan ilmiah seperti Google Earth, hingga dalam film animasi seperti Jurassic Park.
Lalu bagaimana sebenarnya baris2 program OpenGL mampu menghasilkan tampilan grafis sedemikian rupa? Jawabannya bisa jadi sangat kompleks, namun sebenarnya tugasnya secara sederhana adalah: Inisialisasi kondisi-kondisi yang akan mengontrol pola rendering dan menentukan objek yang akan dirender.
Rendering sendiri adalah suatu proses di mana komputer membuat/ menciptakan image dari model-model yang ada. Dalam OpenGL, model-model ini adalah berupa konstruksi dari primitif geometri, yaitu titik, garis dan poligon yang ditentukan oleh vertex(titik asal)-nya.
Image akhir yang dirender adalah berupa pixel-pixel yang ditampilkan pada layar. Piksel sendiri adalah satuan terkecil dari image yang dapat dilihat dan dapat ditampilkan oleh hardware grafis ke layar.
Informasi tentang piksel ini disimpan dalam memori bitplane. Bitplane adalah area memori yang menyimpan satu bit informasi untuk setiap piksel yang ditampilkan di layar; bit bit inilah yang memberi informasi sifat pixel, misal warnanya, dll. Bitplane itu sendiri disimpan dalam framebufer, yang menyimpan semua informasi yang dibutuhkan oleh display untuk mengontrol warna dan intensitas semua pixel di layar.
Di bawah ini beberapa screenshot apa yang bisa dikerjakan oleh OpenGL:

Ruang 3 Dimensi

Kubus 3 Dimensi

Ruang Maya dengan OpenGL

Gambar terrain ini dipakai dalam Game
Referensi:
- Red Book – OpenGL Programming Guide
- Blue Book – OpenGl Reference Manual
- opengl.org
- NeheGL
- LibSDL

bro izin copas ya, buat di blog gw. untuk tugas mata kuliah olah citra gw. terima kasih
nb:gw pasti cantumin kok nama blog lo di post gw