Secara tak sadar, Saya sering sekali menggerutu. Entah itu menggerutu sistem yang kacau tak tertata, kondisi yang tidak sesuai dengan ideal, atau perilaku manusia yang “gak bener”, at least on my basic opinion.
Tapi untungnya Saya sadar, bahwa gerutuan Saya yang hanya dalam diam itu seringkali menghasilkan suatu pemikiran dan tak jarang solusi atau kesimpulan: bahwa Saya sendiri juga masih perlu banyak memperbaiki diri, perlu banyak belajar dari sistem, kondisi dan atau orang lain yang Saya anggap jelek.
Tiap kejadian yang kita alami dalam hidup adalah pelajaran paling berharga yang dapat kita petik dari dunia. Semakin banyak dan beragam persistiwa yang kita alami, maka akan semakin luas cakrawala berpikir kita. Selamat bertualang

ada kata-kata bijak dari pak guntar “daripada sibuk mengutuk kegelapan,mending langsung aja nyalakan dirimu dan jadilah penerang”
hmm…pengalaman hidup adalah guru yang terbaik, tapi kita sebagai manusia yang mengalaminya kadang-kadang tidak menjadi murid yang baik,.
barusan kunjung ke blog sampeyan, mbak,,, ternyata ada tulisan yang hampir sama kayak tulisanku iki di blog sampeyan…
*kebetulan yang aneh….:)*
sama.. malah seringkali karena menggerutu sendiri malah dibilang AUTIS. susah jadi manusia…